Jelang Final Piala Afrika dan Piala Asia 2023, Menanti Terulangnya Peristiwa 44 Tahun Silam

Diposting pada

Roda Berita – Daniel Sianturi, Pengamat Sepak Bola

Aktor-aktor lapangan hijau di Benua Hitam dan Benua Kuning saling bertarung pada putaran final Piala Afrika yang digelar di Pantai Gading dan Piala Asia yang dilangsungkan di Qatar.

Tercatat sudah 128 gol tercipta dari 50 pertandingan yang telah dimainkan sejauh ini di Piala Asia 2023.

Sementara dengan jumlah laga yang sama, Piala Afrika 2023 sudah menghasilkan 116 gol.

Siapa yang akan menjadi Raja Asia dan Raja Afrika tahun ini pun sudah mengerucut pada dua negara di masing-masing benua.

Yordania akan beradu dengan Qatar dalam laga final Piala Asia 2023 yang akan dipentaskan di Lusail Stadium, Sabtu (10/2/2024).

Laga puncak Piala Afrika 2023 sendiri akan mempertemukan Nigeria dan Pantai Gading di mana pertandingan final akan dimainkan di Stade Alassane Ouattara, Minggu (11/2/2024).

Keberhasilan Qatar sang tuan rumah Piala Asia edisi ke-18 melaju ke babak final serta keberadaan Pantai Gading yang merupakan tuan rumah penyelenggaraan Piala Afrika edisi ke-34 di laga puncak telah menghadirkan peluang terulangnya sebuah sejarah.

Sejarah yang terjadi 44 tahun silam itu bisa jadi akan terulang tahun ini.

Pada tahun 1980, Piala Afrika digelar di Nigeria sementara pada tahun yang sama Piala Asia dipentaskan di Kuwait.

Tuan rumah Nigeria berhasil menjadi juara pada Piala Afrika 1980 usai mengalahkan Aljazair pada babak final di Lagos.

Pesta tuan rumah tak hanya terjadi di Benua Afrika pada tahun itu.

Akhir dari Piala Asia 1980 juga menjelma menjadi pesta bagi tuan rumah usai Kuwait menumbangkan Korea Selatan di laga pamungkas turnamen.

Menariknya, skor identik 3-0 menjadi bukti nyata keperkasaan Nigeria atas Aljazair pada final Piala Afrika 1980.

Skor itu pula yang menandai keberhasilan Kuwait mengalahkan Korea Selatan pada laga puncak Piala Asia di tahun yang sama.

Kini peristiwa pada tahun 1980 tersebut berpotensi terjadi lagi.

Qatar dan Pantai Gading menjadi tumpuan untuk bisa melihat situasi 44 tahun silam.

Syaratnya, Qatar mampu menjungkalkan Yordania pada final Piala Asia 2023 dan Pantai Gading berhasil mengalahkan Nigeria di laga akhir Piala Afrika 2023.

Akankah semesta kembali mengizinkan tuan rumah Piala Afrika dan Piala Asia menjadi raja benua di tahun yang sama?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *