Liga Voli Korea – Teriaki Megawati Juga, Betapa Frustrasinya Kapten Red Sparks Melawan Tim Legenda Korsel

Diposting pada

Roda Berita – Rekor gemilang yang sebelumnya ditorehkan Red Sparks dalam Liga Voli Korea 2023-2024 telah resmi berakhir di tangan tim Incheon Heungkuk Life Pink Spiders.

Menurunkan pevoli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, Red Sparks harus pulang dengan tangan hampa saat bertandang ke Incheon Samsan World Gymnasium.

Pink Spiders memenangkan pertandingan yang dihelat pada Kamis (8/2/2024) kemarin tersebut dengan skor akhir 3-1 (25-21, 19-25, 25-23, 25-19) atas Red Sparks.

Perjuangan Megawati dkk dalam menghadapi tim yang diperkuat oleh penyerang legendaris Korea Selatan, Kim Yeon-koung itu diwarnai dengan beberapa kesalahan.

Hal tersebut tampak pada set pertama di mana pemain yang berasal dari Jember, Jawa Timur itu melancarkan pukulan-pukulan yang kurang akurat.

Situasi yang sama juga dilakukan oleh outside hitter Red Sparks yakni Giovanna Milana (Gia) yang juga tampak mengalami demam panggung alias grogi dalam laga ini.

Kendati demikian, duo meriam kembar milik tim besutan Ko Hee-jin itu masih mampu menghasilkan total 44 angka di mana Megawati menjadi penyumbang terbanyak.

Pertandingan ini tak ubahnya seperti anti-klimaks bagi Red Sparks yang trengginas dengan meraih kemenangan dalam tiga laga beruntun sebelumnya.

Bagaimana tidak? Raut frustrasi juga ditunjukkan Lee So-young sebagai kapten tim yang beberapa kali gempuran-gempuran mampu diblok oleh Pink Spiders.

Perasaan itu akhirnya ditumpahkan pemain yang berposisi sebagai outside hitter tersebut melalui sebuah teriakan keras saat spike kerasnya berbuah angka.

Momen yang terjadi pada set kedua tersebut menghadirkan satu angka tambahan bagi tim berjuluk Red Force itu untuk mengejar Pink Spiders 7-9.

Teriakan Lee So-young itu berlaku bagi semua rekan setimnya termasuk Megawati untuk lebih fokus lagi menghadapi tim yang dilatih Marcello Abbondanza tersebut.

Hadirnya teriakan tersebut, para pemain Red Sparks menunjukkan kebangkitannya untuk mendapatkan poin demi poin hingga merebut kemenangan di set kedua.

Akan tetapi, hal itu tidak bertahan lama karena Pink Spiders mampu keluar dari tekanan saat pertandingan memasuki set ketiga dengan Willow Johnson sebagai andalan mereka.

Serangan-serangan tim yang kini menghuni peringkat kedua klasemen sementara kian solid dengan pengalaman yang dimiliki Kim Yeon-koung.

Dengan kekalahan ini, Red Sparks masih tertahan di peringkat keempat klasemen sementara berbekal torehan 41 angka.

Megawati dan kolega setidaknya masih unggul lima poin dari pesaing terdekat mereka Hwaseong IBK Altos di posisi kelima.

Bagi Pink Spiders, kemenangan ini menjadi hal yang penting untuk membuat mereka semakin dekat dengan puncak klasemen sementara.

Melalui 59 poin, mereka berjarak enam poin saja dari tim pemuncak yakni Suwon Hyundai E&C Hillstate yang baru mengalahkan GS Caltex Seoul KIXX.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *